![]() |
Bagi pasangan yang baru menikah kehamilan merupakan moment yang sangat ditungu. Nah, oleh sebab itu banyak wanita yang mencari informasi tentang tanda kehamilan. Sebenarnya bisa saja bertanya sama mamah atau ibu mertua.
1. Kesemutan pada Payudara
Beberapa wanita bisa merasakan kesemutan pada payudara ketika masuk minggu pertama kehamilan. Pada tahap awal kehamilan biasanya payudara mulai berubah karena bersiap untuk menghasilkan ASI (Air Susu Ibu). Perubahan ini menyebabkan pay-udara menjadi nyeri, berat, dan terlihat sangat lembut jika disentuh. Sabagian wanita juga merasakan sakit seperti nyeri yang kuat dari dalam payudara.
Pada masa inilah bisa jadi tubuh sedang mengalami perkembangan pembuahan dari calon janin. Akan tetapi beberapa wanita bisa menerima kondisi ini karena efek samping dari pil KB jadi sulit untuk merasakan tanda kehamilan awal. Rasa nyeri dan kesemutan pada pay-udara juga sering menjadi tanda-tanda menstruasi akan datang dan bukan tanda awal kehamilan. Jadi rasa kram/kesemutan pada pay-udara bisa terasa dengan kuat ataupun sangat lemah.
2. Daerah Areola Menjadi Gelap
Apa itu Areola ? Areola adalah daerah luar disekitar puting payudara. Tanda awal ini dipengaruhi oleh perubahan hormon tubuh ketika payudara bersiap menghasilkan ASI (Air Susu Ibu) untuk calon bayi. Berubahanya warna areola juga akan memudahkan ketika ibu menyusui sambil tiduran ketika bayi sudah lahir. Namun perubahan ini juga bisa baru terjadi pada beberapa minggu setelah kehamilan. Jadi tanda ini bisa saja muncul pada tahap awal kehamilan atau pada masa pertengahan.
3. Flek Merah Seperti Menstruasi
Terkadang beberapa wanita juga mendapatkan tanda yang mengejutkan yaitu flek merah seperti yang terjadi pada awal masa menstruasi. Bercak merah ini berbeda dengan bercak menstruasi karena warnanya merah muda dan sangat bersih. Flek atau bercak merah ini sebenarnya sebagai pertanda bahwa telah terjadi pembuahan dari sperma dan ovum. Flek atau Bercak merah tersebut biasanya muncul setelah 5 sampai 10 hari setelah terjadi pembuahan.
Ketika embrio berhasil melekat pada rahim, maka darah ringan akan keluar seperti menstruasi. Beberapa wanita bisa mendapatkan tanda ini dan mengira ini adalah menstruasi seperti biasanya, tetapi ada juga wanita hamil yang tidak mendapatkan tanda ini.
4. Mual dan Muntah
Mual dan muntah adalah efek yang sangat umum pada kehamilan awal. Meskipun ada beberapa wanita hamil yang tidak mual saat hamil. yang menyebabkan wanita hamil mual dan muntah pada awal kehamilan adalah perubahan hormon dalam tubuh.
Rasa mual dan muntah yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh lemah dan ibu hamil bisa memburuhkan perawatan lebih di rumah sakit. Bagi wanita sangat beruntung jika bisa hamil tapi tidak mual dan tanpa ngidam. Akan tetapi semua tahap ini akan hilang setelah kehamilan masuk trimester kedua.
5. Tidak Menstruasi
Ibu hamil tidak mengalami menstruasi selama minggu pertama kehamilan dan seterusnya. Ini adalah tanda kehamilan yang sangat jelas dan sangat dinantikan oleh pasangan yang sedang melakukan promil atau program kehamilan.
Untuk calon ibu yang memiliki siklus menstruasi yang teratur, maka terlambat selama lima hari sudah bisa menjadi cara untuk mendeteksi kehamilan. Akan tetapi sangat sulit mengenali tanda ini untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Karena pola makan yang buruk, stress dan berbagai masalah kondisi hormon bisa menyebabkan bisa juga menyebabkan mesntruasi tidak teratur.
sekian, semoga bermanafaat.
